Rabu, 02 November 2016

SRINGOPI "Kopi dan Cokelat"



Ini adalah kali pertama Fitri menuliskan tema tentang “KULINER”, meskipun kali pertama bukan berarti Fitri tidak pernah makan, melainkan makan ya makan saja tidak dituangkan ke dalam bentuk tulisan hehe. Yup langsung saja yaaa~

Pada suatu hari Fitri pergi bersama Shita dan Rizka ke sebuah tempat “nongkrong” yang belum pernah dikunjungi sebelumnya. Tempat ini merupakan rekomendasi dari Shita (yang sebelumnya sudah lebih dulu mengunjungi tempat ini) dan tempat ini bernama “Sringopi”, yap dari namanya saja sudah jelaskan? Ngopi=minum kopi. Meskipun begitu di Sringopi ini tidak hanya disajikan kopi saja, melainkan banyak menu minuman lainnya aneka teh, susu, cokelat, makanan kecil pun ada. Tag line dari Sringopi ini adalah “Sringopi Kopi dan Cokelat” “Sringopi WARKOP-nya Indonesia” itu sih kira-kira yang Fitri baca.

Menu yang Fitri coba untuk pertama kalinya di Sringopi yaitu cokelat blackforest, kemudian Shita memesan susu avocado, sedangkan Rizka memesan es kopi mangga. Dan pada sedotan pertama cokelat blackforest itu, surga sekali rasanya sungguh, kenikmatan cokelat yang dipadu dengan rasa blackforest, bahkan fitri pun curiga jangan-jangan rasa dari blackforest itu berasal dari tart blackforest yang diblender dengan coklat. Manis cokelatnya pun pas tidak terlalu pekat yang biasanya membuat perut agak sedikit mual dan tenggorokan tercekat lengket, pokoknya 5 bintang, 4 jempol untuk Cokelat Blackforest Sringopi. Susu Avocado, dan Es Kopi Mangganya pun tidak kalah enak (Fitri tahu rasanya, karena sempat mencicipi menu yang dipesan oleh Rizka, dan Shita itu hehe).

Penampakan Cokelat Blackforest, Es Kopi Mangga, dan Susu Avocado

Ada satu menu di Sringopi yang membuat Fitri penasaran yaitu, cokelat tiramisu. Lain waktu jika ada kesempatan untuk menyambangi Sringopi lagi, tentu Fitri akan memesan cokelat tiramisu itu, dari namanya saja sudah cukup menggoda ya. Dari segi harga di Sringopi ini bagi Fitri lumayan mahal, namun sebenarnya sepadan dengan apa yang disajikan, dari hasil penjelajahan menu, kisaran harga di Sringopi ini 25k-50k. Dan terkejut serta bahagia lah Fitri ketika untuk pertama kali transaksi mendapatkan “Member Card” Gratissss!! Namanya “Sringcard” yeaay.

SRINGCARD



Tata ruang atau suasana ruang di Sringopi bisa dibilang nyaman, karena ada Indoor dan outdoor. Selain itu hiasan dindingnya pun menarik, kursi-kursi yang full color juga sangat mendukung suasana, dan tidak lupa di Sringopi disediakan permainan-permainan seperti monopoli, kartu, dll, dan ada free wifi lhoo nyaman bukan?. Oh iya, lokasi Sringopi ini sendiri ada di Jln. Gardenia Utara Raya. Blok Br I No 5. Ruko Galaxy Residence- Bekasi.
Outdoor Sringopi












Kasir













Suasana Sringopi yang Full Color






















More Information:

IG/Twitter: @SRINGOPI

FB: SRINGOPI ID

Email: Sringopi ID


Telepon: 021-29088482





Rabu, 19 Oktober 2016

Pesan untuk Nona

kepada pemberi surat didalam foto ini, amplop suratnya kupinjam dulu ya untuk ilustrasi :)


Aduh sungguh aku tidak mengerti
dengan segala tindak tandukmu yang menyebalkan.
Entah aku yang terlalu sensitif dan peka.
Atau memang kamu yang begitu lewat batas.

Sebelumnya aku ingin bertanya.
Apakah cita-citamu itu ingin menjadi seorang bos?
Jika ya, wah cita-cita yang sangat bagus bukan?
Membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang.
Kemudian, jika benar kamu ingin menjadi bos
sepertinya kamu akan menjadi bos yang amat sangat otoriter.

Mengapa begitu?
Tentu saja! semua sudah terlihat atas sikapmu saat ini.
Kepada temanmu saja seperti itu.
Lalu bagaimana kepada bawahanmu?
Ah semoga kamu tidak memandang rendah mereka.

Kenapa aku bisa berkata seperti itu?
Karena kamu begitu mendominasi segala penjuru ruang yang ada.
Senatiasa ingin pendapatmu didengarkan
namun enggan mendengar pendapat orang lain.
Pendapat orang lain selalu saja kamu cela dengan segala kekurangannya.

Ingin dihargai, namun enggan menghargai.
Senang sekali mengkritik orang lain
namun enggan menerima kritikan dari orang lain.
Kenapa selalu kamu yang lebih murka, padahal kamu yang salah?
Sungguh nona, aku semakin tidak paham dengan apa yang ada di dalam kepalamu.

Ah… cukuplah aku menulis segala keegoisanmu.
Aku hanya berharap, semoga aku tidak termasuk kedalam golongan itu.
Dan berharap semoga segala penilaian panjang lebarku ini salah.
Semoga kamu benar bisa menyangkal segala perspektifku tentangmu.
Wahai manusia dengan segala kubu yang kamu ciptakan.

Tertanda.
Seseorang yang pernah kamu sakiti hatinya dengan sikap dan perbuatanmu.


PS: Sungguh aku tidak menulis ini dengan rasa penuh amarah.
Aku menulis ini dengan rasa santai dan segala ketenangan hati.
Tidak perlu bertanya, aku sudah memaafkan segala yang terjadi.
Namun tidak akan kubiarkan kamu, jika hal sama kembali terulang lagi.
Sekian saja.

Semoga Tuhan meluruskan segalanya, ya nona.

ftrrzkm-

Jumat, 14 Oktober 2016

Semoga Aku Bukan Psikopat


Jikalau aku punya keberanian.
Akan kutusukan pisau tepat diurat nadiku.
Biar berhenti segala denyut nadi,
Mengakhiri segala hidup tanpa aura semangat yang menyiksa.

Atau….

Jikalau aku punya keberanian.
Akan kudatangi kamu tengah malam
menusukan pisau tepat dijantungmu
agar merobek denyut jantungmu
dan pergilah kamu meninggalkan dunia ini.

Oh sayang sekali.
Aku manusia takut hukum.
Akan sengsara hidupku di dalam sel sana.
Dan sayang sekali.
Aku manusia takut dosa.
Menghentikan detak jantungmu pun aku berdosa.
Lebih lagi jika aku menghentikan denyut nadiku sendiri.
Akan tidak tenanglah diriku dalam kematian.
Tidak akan diberikan tempatlah aku di akhirat sana.

Nyatanya..
Aku masih punya akal.
Masih benar sadar akan apa yang aku lakukan.
Meskipun ingin sekalipun
jika buruk, tidak akan kulakukan, mungkin.


Semoga aku bukan psikopat.

ftrrzkm-

Senin, 26 September 2016

Sendiri Biru

But Sadness always think about sad, and Joy always think about fun -F

Aku kira aku telah sembuh
dari segala luka yang membiru pilu.
Aku kira, aku telah kembali menjadi aku
yang senantiasa fokus, bahagia, tanpa beban.

Nyatanya aku belum pulih
masih ingin menangis
masih merasa sepi yang sangat.
Maka…
Aku pun kacau.
Aku pun berantakan.
kehilangan akan segala semangat yang menggebu.

Tercekat segala ucap
habis semua dilalap duka.
Keseimbangan telah hilang.
Aku gontai setiap saat
tanpamu.

Ya, tanpa kamu.
Yang entah lari kemana?
Yang kini tak bisa kukejar lagi.
Karena lemah kakiku melangkah, lelah.
Atau karena benteng yang terang-terangan telah kamu pasang?

Tubuh lemas tak berdaya.
Hidup resah tak tentu arah.
Kamu anggap mudah semua yang kurasa.
Nyatanya aku terlalu sakit untuk bangkit lagi.

Sungguh aku tak mengapa.
Jika kamu lebih cepat melupa perasaan dulu.
Lalu mendamba sosok indah lain di luar sana.
Biarkan saja aku sendiri seperti ini.

Mengobati birunya luka, yang entah sampai kapan?
Karena aku terlalu hancur untuk melaju tanpamu.

Selasa, 20 September 2016

First Step MABA UNJ.

MPA 2016 (Foto Oleh: Fitri)

Kali ini Fitri selaku admin/pemilik blog ini, yang biasanya nulis yang gombal-gombal atau yang melow-melow, kali ini akan menuliskan tentang First Step Maba UNJ. First artinya pertama, Step artinya langkah, MABA kepanjangan dari Mahasiswa Baru, dan UNJ itu Universitas Negeri Jakarta (buat yang masih belum tau, ini IKIP dulunya). Maka Fitri mengartikannya sebagai “langkah pertama mahasiswa baru Universitas Negeri Jakarta”.

Fitri juga mahasiswa baru, tapi dua tahun lalu jadi mahasiswa barunya, belum tua-tua amat lah ya. Mahasiswa baru bagi Fitri adalah identik dengan wajah cerah, penuh semangat, berbinar, dan bawa map hijau bergambarkan gedung UNJ, nah maka Map hijau adalah langkah pertama bagi MABA UNJ, kenapa? Karena Map hijau itu berisi berkas-berkas yang harus dilengkapi untuk daftar ulang, maka kesimpulannya adalah daftar ulang merupakan langkah pertama bagi mahasiswa baru UNJ. Sekarang tahu kan apa langkah pertama jadi seorang mahasiswa baru UNJ? Jadi langkah pertamanya bukan cari gebetan buat dijadiin pacar ya, tapi daftar ulang hehe.

Rasanya kurang afdol ya kalo ngomongin langkah pertamanya aja? Lanjut deh ya, langkah selanjutnya habis daftar ulang yaitu mempersiapkan keperluan-keperluan untuk Masa Pengenalan Akademik (sejenis OSPEK) nah MPA ini biasanya berjalan satu minggu, dalam satu minggu rangkaian didalamnya yaitu ada: Brifing MPA fakultas dan jurusan atau prodi, Opening MPA UNJ, MPA fakultas, MPA jurusan atau prodi, yang terakhir closing MPA UNJ.

MPA bukan hanya sekedar MPA tapi ada manfaatnya juga. Nah manfaat MPA bagi penulis sendiri adalah: pertama kita jadi mengenal lingkungan kampus, kedua kita jadi mengenal teman satu jurusan dan teman satu fakultas (menambah teman, gebetan, dan pacar intinya), ketiga kita jadi mengenal dosen-dosen yang nantinya akan mengajarkan kita ilmu yang bermanfaat (keliatan kan tuh mana yang killer mana yang engga), keempat  kita jadi mengenal kakak senior kita, dan kelima kita jadi mengenal organisasi-organisasi yang ada di kampus. Bermanfaatkan MPA itu? meski lelah, meski harus kena marah kakak senior, tapi semua itu sebanding dengan apa yang kita dapatkan, belum lagi pengalaman yang akan terus kita kenang dari MPA itu sendiri.

Kemudian langkah selanjutnya, bagi kamu anak rantau bisa cari kos-kosan yang mau nampung kamu tentunya. Selain yang mau nampung kamu, cari juga yang tempatnya nyaman dan sesuai karaktermu. Kalo kamu tipe yang suka keramaian bisa cari kontrakan yang nampung sampe 10 orang, atau kos-kosan yang satu kamar bisa berdua dan tetangganya lebih dari 20 kamar. Tapi buat kamu yang sukanya tidak terlalu ramai bisa cari kos-kosan yang satu kamar sendiri aja, dan tetangganya dibawah 5 kamar, ya kayak Fitri gini (ini sudah tahun ke-2 Fitri jadi anak kos kurang gizi).

Pengalaman Fitri sendiri pas “First Step MABA UNJ” menyenangkan kok, penuh bunga dan kebahagiaan. Tapi bunga yang dulu tumbuh mekar kini sudah layu, dan mulai rontok, tapi itu tidak mengurangi kebahagiaanku sebagai Mahasiswa yang kini sedang menjejakan kaki di semester 5. Intinya mengesankan sekali masa-masa jadi MABA (tidak) Ketjehnya kala itu. Setiap mengenang masa-masa itu suka tertawa sendiri seperti yang kurang waras.

Udah ya basa-basi penuh cintanya tentang "Firts Step MABA UNJ"

See you. ftrrzkm-

Ps; Selalu senang ketika lihat mahasiswa-mahasiswa baru yang (masih) penuh semangat.

Tebak aja yang namanya Fitri yang mana (MPA 2014)

Rabu, 03 Agustus 2016

Kamu



1

Jatuh cinta pada teman lama, salah kah?
Dia teman masa remajaku di Sekolah Menengah Atas.
Sungguh dia sangat berbeda sekarang.
Proses pendewasaan diri telah mengubahnya menjadi sosok bidadari.
“Apa kabar?”
“Baik, kamu?”
“Terasa menjadi lebih baik setelah bertemu kamu lagi”
Dia tertawa mendengar jawabanku, lihat lah tawanya itu.
Sungguh acara reuni ini membuat aku kehilangan akal sehat.
Padahal dulu dialah teman yang paling sering menjadi korban keisenganku.
“Kenapa kamu tertawa Winda”
“Bercandaanmu sangat konyol, kamu masih saja menyebalkan, sama seperti dulu Ki”
“Apanya yang menyebalkan?”
“Kamu baru saja menggoda istri orang. Aku permisi ke suamiku dulu ya”

***

2

Tiada yang lebih indah selain melihat tawamu.
Aku rela melakukan hal bodoh dihadapanmu, demi melihat tawa itu.
Setelah kamu menertawai kebodohanku, aku akan berpura-pura merajuk kepadamu, agar kamu membujukku.
Kamu adalah pria yang membuatku tergila-gila.
Membuatku kecanduan untuk terus menatapmu, di gelap malam sekalipun.
Aku telah jatuh cinta sangat jauh padamu.
Sampai-sampai aku rela kamu terus menertawaiku karena perbuatan isengmu yang berhasil membuatku tampak bodoh.
Sayangnya, kita tidak bisa seperti itu lagi.
Malam ini kita dipertemukan lagi, dan aku masih jatuh cinta padamu.
“Apanya yang menyebalkan?” tanyamu, setelah sedikit merayuku.
“Kamu baru saja menggoda istri orang. Aku permisi ke suamiku dulu ya” jawabku

***

3

Sore di pantai Bali itu, aku senantiasa memperhatikanmu.
Memperhatikan Setiap gerak-gerik langkah kakimu, dan gerak-gerik matamu.
Aku hanya ingin tahu, sosok mana yang sedang kamu telanjangi dengan matamu itu.
Setelah aku tahu, pupuslah harapanku pada sore hari yang sakit itu.
Tahun-tahun berlalu tanpa kusebut namamu.
Tuhan berkata lain, pada matang usia kita.
Aku mendapatkanmu Winda.
Semua terasa sempurna sampai akhirnya matamu berkata lain padaku.
“Mas, Aku tadi bertemu dengan Rizki disana”
Lihatlah binar matamu itu Winda, “Oh ya?”
“Iya mas, dia masih seperti dulu”
Ah aku terluka oleh kata yang kamu lantunkan dengan Binar dimatamu itu Winda.
Sungguh acara reuni ini terasa seperti sore di pantai Bali yang sakit tempo dulu

Minggu, 24 Juli 2016

Hujan Pernah Menakutkan




Hujan pernah menakutkan.
Dibalik ketenangan tetesan airnya, hujan pernah menjadi sangat mengerikan.
Membuat diri enggan menengoknya, barang sebentar saja.

Hujan di bulan desember.
Di tepi pantai kuta, memandang punggungmu dari ke jauhan.
Hujan pernah menjadi sangat indah saat bersamamu.
Pernah juga membuatku duduk melipat kaki ketakutan dihadapanmu.
Hujan pernah menjebak kita bersama ditengah badainya.
Dan kini, aku meringkuk sendirian menikmati suara-suara hujan dari luar sana.
Tanpa ada kamu, tanpa mencipta kenangan tentang kita lagi.

Mungkin kamu sudah melupakanku, namaku mungkin.
Tidak masalah, setidaknya hujan bulan desember senantiasa menyimpan titik-titik kenangan kita.
Kenangan kita yang kuanggap milik kita bersama, padahal hanya milikku saja.
Hanya aku yang menganggapnya nyata.

Hujan bulan desember, di balik jendela.
Menyisakan butiran-butiran bening di jendela.
Mencipta embun dingin
tubuh gigil, daun dan tanah yang basah.
Semua itu tetap terasa indah, meski tanpamu lagi.

Hujan di bulan desember.
Pernah menyenangkan.
Pernah meretas duka.
Mencipta ketakutan dalam diri.

Sepertinya aku masih menyimpan sedikit untukmu.
Menyimpan harapan.
seperti langit yang berharap pada hujan dan matahari agar mencipta pelangi setelah hujan.
Atau barangkali tidak sama sekali?

Hujan pernah menakutkan.
Berharap kita yang menakutkan, menjadi cerah ceria pada waktunya.


Ftrrzkm